-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

IKLAN COBLOS NO 2. dr.Aci-Lom-lom

Iklan

Tak Senang Difoto, 2 Pengacara & Wartawan Nyaris Adu Jotos di PN Medan

Gimson Sitanggang, SE
17 Maret 2023, 01:29 WIB Last Updated 2023-03-16T18:29:01Z
Adu argumen hingga nyaris bentrok antara seorang wartawan koran harian terbitan lokal dengan dua pengacara penggugat usai sidang PHI terjadi di luar ruangan sidang cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (16/3) siang.

MEDAN | buser-investigasi.com


Adu argumen hingga nyaris bentrok antara seorang wartawan koran harian terbitan lokal dengan dua pengacara penggugat usai sidang PHI terjadi di luar ruangan sidang cakra IV Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (16/3) siang.


Ceritannya berawal dari seorang wartawan ditegur Majelis Hakim diketuai Ahmad Sumardi SH MHum saat mengambil foto saat sidang berlangsung. Karena merasa bersalah tanpa meminta izin mengambil foto, wartawan tersebut minta maaf ke Majelis Hakim.


Namun seorang pengacara bertubuh tinggi duduk sebelah kanan bagian dalam, tiba-tiba juga ikut nimberung menegur wartawan, seraya mengatakan. "Entah untuk apa ngambil foto, suka-sukanya aja dan manggil Hakim abang pula itu, enggak sopan kau;" kata pengacara itu.


Hal itu dikatakan Elin, wartawan Media 24Jam saat dikonfirmasi sejumlah wartawan yang bertugas melakukan peliputan di Pengadilan Negeri (PN) Medan saat mengetahui ada seorang wartawan yang juga berunit di PN Medan nyaris adu jotos dengan pengacara tersebut.


"Heran juga aku dengan pengacara itu, kenapa ikut-ikutan menegur wartawan untuk tidak mengambil gambar," kata Elin yang belakangan mengetahui dua pengacara itu berinisial NS dan BPL.


Merasa tak bersalah, diluar sidang wartarwan itu memperkenalkan diri kalau ia adalah wartawan sembari coba menanyakan apa maksutnya ikut-ikutan negur wartawan.


"Apa hak abang ikut-ikutan menegur wartawan mengambil foto, kan tadi aku sudah ditegur hakim dan aku juga sudah minta maaf sama hakim, kenapa pula abang enggak senang," kata Elin menirukan ucapan wartawan kepada pengacara tersebut.


Herannya lagi kata Elin, malah pengacara itu mengaku punya hak karna ia bagian pada sidang itu.


Tak sampai disitu, pertengkaran berujung keributan pun terjadi kembali diluar persidangan. Mirisnya pengacara berbaju batik itu  berucap, ayok kita keluar, berselang beberapa detik, kawan pengacara berkemeja batik, yang mengenakan baju kemeja liris panjang datang, dan ikut-ikutan menyerang wartawan berikutnya lagi seorang pria mengenakan tas ransel hitam juga nimbrung menyalahkan wartawan.


Endingnya suasana pun menjadi ramai, puluhan pengunjung di PN Medan berdatangan, dan tak lama kemudian petugas keamanan PN Medan datang mengarahkan agar keluar jangan buat keributan. 


Wartawan menuruti anjuran petugas keamanan PN Medan, dan memilih untuk keluar, dan begitu juga dengan pengacara dan dua orang temannya.


Hingga diluar gedung PN Medan, keributan kembali terjadi, dan saat diluar wartawan kembali lagi mempertanyakan maksud pengacara itu menegur dan mengajak wartawan keluar hingga kembali terjadi adu argumen.


Belakangan pengacara itu berkilah mengajak wartawan keluar gedung hanya untuk berfoto.


"Tadi aku hanya ngajak keluar , untuk berfoto," kata pengacara itu, mencari pembenaran menjawab pertanyaan wartawan.


Kericuhan terhenti setelah sejumlah orang melerai dan mengajak dua pengacara berinisial NS dan BPL itu masuk ke dalam gedung PN Medan. 


Sementara seorang pria yang juga dikenal pengacara yang hampir setiap hari bersidang di PN Medan mengatakan, itu pengacara baru, yang tidak tau etika pengacara 


"Masakan ikut campur, urusan warwatawan yang sedang meliput, kalau hakim menegur itu sah-sah saja. Adukan aja ke organisasi advokat, itu pengacaranya sudah pelanggaran kode etika Advokat atau Pengacara, biar pengacara itu ditindak," kata pria tersebut. (red)

Komentar

Tampilkan

  • Tak Senang Difoto, 2 Pengacara & Wartawan Nyaris Adu Jotos di PN Medan
  • 0

Terkini

Topik Populer